Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

√ Rahasia Harmoni Pancasila yang Terukir di Balik Huruf Hanacaraka

Pancasila bukan sekadar rangkaian kata yang kita hafal saat upacara bendera, melainkan sebuah cermin yang merefleksikan siapa kita sebagai individu dalam masyarakat. Setiap tindakan kecil kita mulai dari cara kita menghargai perbedaan pendapat hingga empati yang kita tunjukkan pada sesame adalah wujud nyata dari nilai-nilai luhur tersebut. Melalui tugas "Pancasila Dalam Diriku" ini, kita diajak untuk sejenak menoleh ke dalam diri, mengenali jejak-jejak prinsip dasar negara yang selama ini mungkin telah kita praktikkan tanpa sadar dalam kehidupan sehari-hari. Silahkan kerjakan tugas di bawah ini dengan benar!

Pancasila Dalam DirikuPancasila Dalam Diriku

A. Soal Pilihan Ganda (Pilihlah satu jawaban yang paling tepat)

  1. Di lingkungan masyarakat, Edo selalu menghargai tetangganya yang sedang melaksanakan ibadah meskipun berbeda keyakinan. Sikap Edo tersebut merupakan pengamalan Pancasila sila ke-....
    • A. 1 
    • B. 2
    • C. 3
    • D. 4
  2. Simbol Pancasila yang memiliki makna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang suka bersosialisasi dan bermusyawarah adalah....
    • A. Bintang
    • B. Rantai
    • C. Pohon Beringin
    • D. Kepala Banteng 
  3. Tokoh perumus Pancasila yang menyampaikan usulannya pada tanggal 1 Juni 1945 adalah....
    • A. Mr. Soepomo
    • B. Moh. Yamin
    • C. Ir. Soekarno 
    • D. Drs. Moh. Hatta
  4. Salah satu karakter positif dari para perumus Pancasila yang patut kita teladani adalah "Komitmen". Artinya adalah....
    • A. Mau menang sendiri dalam berpendapat
    • B. Memiliki sikap teguh dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan bersama 
    • C. Hanya bekerja jika ada yang melihat
    • D. Selalu ingin menjadi pemimpin dalam setiap diskusi
  5. Menggunakan produk dalam negeri dan mengikuti upacara bendera dengan khidmat adalah wujud nyata pengamalan sila yang disimbolkan oleh....
    • A. Padi dan Kapas
    • B. Kepala Banteng
    • C. Pohon Beringin 
    • D. Bintang

B. Soal Pilihan Ganda Kompleks (Berilah Tanda Centang Pada Jawaban yang Benar, Dapat lebih dari satu jawaban)

  1. Manakah dari perilaku berikut yang mencerminkan pengamalan Sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)?
    • [ √  ] Menolong teman yang terjatuh di halaman sekolah.
    • [ ... ] Berdoa sebelum memulai pelajaran di kelas.
    • [ √  ] Memberi bantuan kepada korban bencana alam di lingkungan sekitar.
    • [ ... ] Melaksanakan pemilihan ketua kelas dengan pemungutan suara.
  2. Siapa saja tokoh-tokoh yang menyampaikan usulan rumusan dasar negara pada sidang BPUPKI?
    • [ √  ] Mr. Soepomo
    • [ √  ] Ir. Soekarno
    • [ √  ] Moh. Yamin
    • [ ... ] Ki Hajar Dewantara
  3. Karakter apa saja yang ditunjukkan para tokoh saat merumuskan Pancasila meskipun mereka memiliki perbedaan pendapat?
    • [ √  ] Saling menghormati dan menghargai pendapat orang lain.
    • [ ... ] Marah dan meninggalkan ruangan sidang.
    • [ √  ] Mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.
    • [ ... ] Memaksa semua peserta sidang untuk setuju.
  4. Contoh pengamalan Sila ke-5 (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) adalah....
    • [ √  ] Bersikap adil kepada semua teman tanpa membeda-bedakan.
    • [ √  ] Menghargai hasil karya orang lain.
    • [ ... ] Mengikuti kegiatan kerja bakti di desa.
    • [ ... ] Berdiskusi untuk menentukan tempat liburan.
  5. Mengapa Pancasila disebut sebagai "Meja Statis" dan "Leitstar Dinamis"?
    • [ √  ] Karena menjadi fondasi yang kuat bagi bangsa Indonesia.
    • [ ... ] Karena Pancasila bisa diganti-ganti setiap tahun.
    • [ √  ] Karena menjadi bintang penuntun arah tujuan bangsa.
    • [ ... ] Karena hanya berlaku untuk para pemimpin negara saja.

C. Soal Benar atau Salah

No

Pernyataan

Benar

Salah

11.

Sila ke-3 Pancasila disimbolkan dengan Pohon Beringin karena melambangkan tempat berteduh dan persatuan.

 

 

12.

Mr. Soepomo mengusulkan rumusan dasar negara pada tanggal 29 Mei 1945.

 

 

13.

Memaksakan pendapat dalam sebuah musyawarah adalah perilaku yang sesuai dengan Sila ke-4.

 

 

14.

Para perumus Pancasila lebih mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi/golongan.

 

 

15.

Menghormati guru dan orang tua adalah salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila

 

 

D. Soal Isian

  1. Sila kelima Pancasila memiliki simbol berupa Padi dan Kapas.
  2. Tokoh yang dikenal dengan julukan "Bapak Proklamator" dan pengusul nama Pancasila adalah Ir. Soekarno (Bung Karno).
  3. Kegiatan "Musyawarah" untuk mufakat di lingkungan masyarakat adalah contoh pengamalan sila ke-4 (Empat).
  4. Saat ada perdebatan dalam sidang BPUPKI, para tokoh bangsa tetap bersatu. Karakter ini menunjukkan sikap Toleransi atau Rendah Hati (lapang dada).
  5. Membantu orang tua membersihkan rumah secara sukarela merupakan penerapan Pancasila di lingkungan Rumah atau Keluarga.

E. Soal Uraian

21. Sebutkan 3 contoh perbuatan nyata yang bisa kamu lakukan di sekolah yang mencerminkan pengamalan Sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)!

Jawab
(a) Berbagi makanan dengan teman yang tidak membawa bekal, 
(b) Tidak mengejek kekurangan teman, 
(c) Meminjamkan alat tulis kepada teman yang membutuhkan

22. Mengapa kita perlu meneladani karakter para perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari? Berikan alasanmu!

Jawab
Karena karakter tersebut membuat bangsa Indonesia tetap bersatu meski berbeda-beda. Dengan meneladani mereka, kita bisa menjadi pribadi yang bertanggung jawab, rukun, dan cinta tanah air.

23. Jelaskan makna dari simbol Kepala Banteng pada Sila ke-4 Pancasila!

Jawab
Kepala banteng melambangkan hewan sosial yang suka berkumpul. Maknanya, dalam mengambil keputusan, rakyat Indonesia harus melakukannya dengan cara bermusyawarah atau berkumpul bersama untuk mencapai mufakat.

24. Ceritakan secara singkat bagaimana suasana perumusan Pancasila oleh para tokoh bangsa yang kamu ketahui!

Jawab
Suasana sidang penuh dengan adu argumen dan perbedaan pendapat yang tajam, namun para tokoh tetap bersikap sopan, saling mendengarkan, dan akhirnya mencapai kesepakatan demi kepentingan bangsa Indonesia yang akan merdeka.

25. Jika di lingkungan tempat tinggalmu sedang diadakan kerja bakti, namun kamu sedang asyik bermain game, apa yang sebaiknya kamu lakukan agar sesuai dengan nilai Pancasila? Jelaskan alasannya!

Jawab : 
Sebaiknya berhenti bermain game sebentar dan segera ikut membantu kerja bakti.
Alasannya: Karena kepentingan umum (kebersihan lingkungan) lebih penting daripada kepentingan pribadi (bermain game), sesuai dengan pengamalan Sila ke-3 (Persatuan) dan Sila ke-5 (Keadilan sosial/Gotong royong).

Sandhangan Aksara Jawa

Tujuan pasinaon dinten niki yaiku supaya para siswa bisa ngenal lan nulis Aksara Jawa nggunakake sandhangan swara kanthi bener.

A. Mangerteni Aksara Jawa

Sadurunge sinau sandhangan, ayo eling-eling dhisik 20 aksara dhasar (Aksara Nglegena).

Aksara JawaAksara Jawa

B. Jinise Sandhangan Swara

Sandhangan digunakake supaya aksara dhasar sing maune unune "a" bisa malih dadi swara liyane (i, u, e, o). Ana 5 sandhangan swara sing utama:

Sandhangan

Cathetan Penting:

  • Wulu, Suku, lan Pepet manggon ana ing sakubenge aksara.
  • Taling manggon ana ing ngarepe aksara.
  • Taling Tarung manggon ngapit aksara.

Garapen Gladhen Formatif (Latihan)

I. Owahana dadi Aksara Jawa!

  1. Sapi = ꦱꦥꦶ
  2. Turu = ꦠꦸꦫꦸ
  3. Gula = ꦒꦸ ꦭ
  4. Sate = ꦱꦠꦺ
  5. Kopi = ꦏꦺꦴꦥꦶ

II. Wacanen Aksara Jawa ing ngisor iki!

Jawab
1. Tuku
2. Sumini
3. Ibu
4. Tahu
5. Sinau Maca
6. Kura - kura
7. Paru - paru
8. Ragu - ragu